SANGATTA — Suasana hangat sekaligus haru menyelimuti Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, kawasan pemerintahan Sangatta, Senin malam (13/7/2026).
Di mana pada malam itu menjadi momen penting bagi jalannya roda organisasi kepolisian di Kutai Timur (Kutim), saat AKBP Aryansyah resmi disambut sebagai Kapolres Kutim yang baru, sekaligus melepas AKBP Fauzan Arianto yang berpindah tugas menjadi Wakapolres Balikpapan.
Dalam prosesi pisah sambut itu dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Mahyunadi. Ketua DPRD Kutim Jimmi. Dandim 0909/Ktm Letkol Czi Zaenal Abidin. Kejari Kutim Tutuko Wahyu Minulyo dan Perangkat Daerah (PD) serta undangan lainnya..
Dalam kesempatan itu, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan, dedikasi jajaran kepolisian dalam menjaga stabilitas daerah khususnya Kutim merupakan suatu hal yang sangat berarti. Selain itu juga, Ia meminta agar kemitraan yang terjalin tetap terjaga.
“Terima kasih kepada seluruh kepolisian karena telah memberikan yang terbaik, tetaplah bersinergi untuk masyarakat serta memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” tuturnya.
Tak hanya menyampaikan apresiasi, Bupati Ardiansyah juga memanfaatkan momen tersebut untuk memaparkan kondisi terkini wilayah Kutim kepada AKBP Aryansyah. Ia menjelaskan bahwa Kutim saat ini membawahi 18 kecamatan, 2 kelurahan, dan 141 desa. Ada pula 11 desa persiapan yang sedang diperjuangkan.
“Kita juga berharap dengan kehadiran Kapolres baru Aryansyah dapat terus bersinergi dengan masyarakat, pemerintah dan bersama-sama dengan Forkopimda melaksanakan tugas pembangunan. Mudah-mudahan dalam tahun ini juga sudah mendapatkan definitif dari Kementerian Dalam Negeri sehingga total menjadi 152 desa,” harap orang nomor satu di Pemkab Kutim itu.
Sementara itu, AKBP Fauzan Arianto yang telah resmi menyelesaikan masa tugasnya di Kutim, mengakui banyak dinamika dan pelajaran berharga yang ia dapatkan, terutama mengenai pentingnya aspek keamanan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
“Tidak terasa waktu sangat cepat berlalu, selama berdinas, kami banyak belajar bagaimana untuk bisa memimpin dan mengelola khususnya di bidang kami bahwa keamanan adalah kunci kesuksesan dalam mengemban tugas,” ungkap Fauzan.
Lebih lanjut, kolaborasi yang sudah terbangun kuat selama ini akan terus membawa Kutai Timur bergerak maju sebagai daerah yang mandiri. Sebelum berpamitan untuk mengemban tugas barunya di Balikpapan, ia menyampaikan rasa cintanya pada wilayah ini.
“Kami yakin bahwa sinergitas dan kolaborasi yang terjalin untuk mewujudkan Kutai Timur mandiri dan berdaya saing. tidak akan kami lupakan juga semua kesan yang telah kita jalani selama bertugas,” tambahnya.
Sebagai nakhoda baru, Kapolres Kutim AKBP Aryansyah mengungkapkan pandangannya. Ia tidak menampik adanya tantangan besar dalam mengawal wilayah Kutim, terlebih sang pendahulu menorehkan tinta emas yang cukup tinggi, termasuk membawa Polres Kutim menyabet penghargaan peringkat ketiga nasional yang diserahkan langsung oleh Kapolri.
“Kami siap untuk melanjutkan apa yang telah menjadi tugas pimpinan terdahulu dan juga siap memberikan yang terbaik untuk masyarakat serta kawasan Kutai Timur,” pungkasnya.
Sebelum berakhirnya agenda tersebut, dilanjutkan penyerahan cederamata oleh Bupati Ardiansyah dan jajarannya kepada AKBP Fauzan Arianto. (Hn/Az)
![]()


Tinggalkan Balasan