BENGALON — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim) Basuki Isnawan apresiasi generasi muda dalam menyukseskan pergelaran Pesta Adat Sekerat Nusantara yang diselenggarakan di Kecamatan Bengalon. Menurutnya, Kehadiran para pemuda menjadi pilar utama dalam merawat eksistensi tradisi lokal di tengah gempuran era modernisasi.
Keterlibatan aktif itu terlihat dari antusiasme kelompok pemuda yang mengambil peran strategis sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan acara inti. Pihaknya (Dispora Kutim) mengaku akan konsisten dalam mengawal keterlibatan tersebut sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan.
Lebih lanjut, dengan menerjungkan langsung sejumlah duta muda yang berada dibawah naungan instansi/dinas terkait, menurutnya hal itu merupakan langkah awal dalam memberikan ruang ekspresi sekaligus tanggung jawab moral bagi generasi penerus guna menjaga warisan leluhur mereka.
“Inikan dulu duta-duta muda yang ada di Kutim dan sebagai binaan saya juga, kita lihat mereka ikut terlibat di kegiatan ini. Itu salah satu bentuk anak muda kita perkenalkan budaya,” kata Basuki saat ditemui awak media, Minggu (11/07/2026).
Menurut Basuki, kesadaran untuk mencintai identitas adat istiadat setempat wajib dipupuk sedini mungkin agar tidak tergerus oleh zaman. Komitmen kuat dari para pemuda dinilai menjadi penentu utama apakah sebuah warisan kebudayaan daerah mampu bertahan di masa depan atau justru terlupakan.
“Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi, yang penting mereka mau cinta dengan budaya,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia menaruh harapan besar agar semangat yang ditunjukkan oleh para peserta perhelatan adat ini mampu menular kepada seluruh elemen pemuda lain di wilayah Kutai Timur. Pengenalan kekayaan tradisi lokal dinilai harus dilakukan secara masif kepada khalayak luas agar memberikan dampak kebanggaan yang merata.
“Harapan saya bukan hanya yang terlibat saja, tapi semua anak-anak muda di Kutim, ayo kita cintai budaya kita, kita warisi budaya kita dan kita perkenalkan ke seluruh penjuru,” imbuhnya. (Hn/Az)
![]()


Tinggalkan Balasan