Zonaaspirasi.com, Kutai Timur — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hadirkan program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) yang dipusatkan di Puskesmas Batu Ampar. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam pemerataan layanan kesehatan dasar maupun rujukan.
Kegiatan pelayanan medis secara komprehensif tersebut menyasar masyarakat luas yang tersebar di tujuh desa di wilayah Kecamatan Batu Ampar. Kehadiran tim medis langsung di tengah-tengah pemukiman penduduk disambut antusias oleh warga yang membutuhkan penanganan medis terdekat.
Kepala Dinkes Kutim, dr. Yuwana Sri Kurniawati menyampaikan, bahwa pengerahan tim medis secara langsung ke lapangan difungsikan untuk membuka jalur pelayanan yang lebih inklusif.
Pelaksanaan program ini, terangnya difokuskan untuk mengatasi keterbatasan akses wilayah yang selama ini menjadi kendala utama warga dalam mendapatkan pelayanan rujukan spesialis. Melalui penyediaan sarana medis bergerak, pemerintah daerah (Pemda) berusaha memangkas jarak tempuh dan efisiensi waktu perjalanan masyarakat setempat.
“Kita mendatangkan dokter spesialis ini dalam rangka memperdekat akses pelayanan kesehatan dokter spesialis bagi warga daerah terpencil,” katanya kepada awak media, Sabtu (29/08/2028).
Lebih lanjut, Untuk mendukung kelancaran program medis tersebut, Dinkes Kutim memboyong tim gabungan yang terdiri atas empat dokter spesialis dari dua rumah sakit rujukan daerah. Para tenaga ahli tersebut diterjunkan langsung untuk melayani konsultasi dan pemeriksaan penyakit secara spesifik.
Tim dokter spesialis yang dihadirkan meliputi dokter spesialis bedah saraf yang berasal dari RSUD Kudungga. Selain itu, jajaran tenaga medis profesional tersebut juga dilengkapi oleh dokter spesialis anak, spesialis penyakit dalam, serta spesialis obgyn yang didatangkan langsung dari RSUD Muara Bengkal.
Selain penyediaan ruang konsultasi bersama dokter spesialis, rangkaian kegiatan tersebut turut dilengkapi dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga lokal. Program penapisan awal ini menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari usia produktif hingga para lanjut usia (lansia). Fasilitas CKG tersebut menyediakan pemeriksaan laboratorium sederhana yang dapat diakses secara langsung oleh para pasien di lokasi kegiatan.
“Pemeriksaan medis terpadu ini mencakup pengecekan kadar gula darah, pengukuran tingkat kolesterol, penapisan asam urat, serta kontrol kondisi fisik umum lainnya,” pungkasnya. (Han/Az/Adv)
![]()


Tinggalkan Balasan