Sangatta – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya dalam mengelola penyaluran beasiswa daerah secara tepat sasaran sesuai dengan pembagian kewenangan yang berlaku.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menyampaikan bahwa skema beasiswa di Kutim terbagi menjadi dua ranah utama untuk memastikan pengelolaan berjalan efektif dan fokus pada jenjang masing-masing.
“Beasiswa pendidikan di daerah kita bagi dua. Disdikbud hanya menangani jenjang SD, SMP, dan program penghafal Al-Qur’an. Sementara jenjang SMA hingga perguruan tinggi dikelola oleh Bagian Kesra,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (19/09/2026).
Sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan dasar, Disdikbud Kutim menyediakan beberapa kategori penerima beasiswa bagi siswa tingkat SD dan SMP.
Kategori tersebut mencakup jalur anak berprestasi, jalur anak kurang mampu, serta kategori khusus bagi siswa yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an.
“Kualifikasi di tingkat SD dan SMP sudah standar dan berjalan lancar. Kami fokus memastikan bantuan ini benar-benar diterima oleh siswa berprestasi, kurang mampu, dan para tahfiz,” jelas Mulyono.
Pihaknya memastikan bahwa proses penyaluran beasiswa di tingkat pendidikan dasar berjalan dengan lancar tanpa kendala teknis yang berarti.
Dengan adanya pembagian wewenang yang jelas antarinstansi, ia menilai program beasiswa dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara adil.
“Pengelolaan di tingkat SD dan SMP relatif berjalan stabil. Kami terus berkomitmen menjaga transparansi agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(Dh/Adv)
![]()


Tinggalkan Balasan