SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memacu realisasi 50 program unggulan Bupati, Ardiansyah Sulaiman guna mewujudkan daerah yang mandiri, tangguh dan berdaya saing. Meski dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) optimis target tersebut dapat tuntas dalam masa jabatan lima tahun.

Kepala Bapedda Kutai Timur, Januar Bayu Irawan menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program yang berjalan di tahun 2025. Menurutnya, evaluasi ini menjadi basis data penting untuk menentukan arah kebijakan dan perbaikan pada penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026.

“Kita sedang mengamati di mana letak kekurangan atau pos yang belum maksimal di tahun lalu, agar bisa kita tambahkan kekuatannya pada tahun ini,” ujar Bayu saat ditemui awak media, Rabu (28/01/2026).

Mengupayakan celah fiskal yang ada, Bayu menyebutkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berpangku tangan pada APBD. Strategi kolaborasi lintas sektor pun diperkuat, termasuk melakukan lobi intensif ke pemerintah pusat melalui kementerian serta menggandeng sektor swasta.

“Upaya menggandeng semua pihak sedang kita lakukan, khususnya melalui skema CSR perusahaan dan koordinasi dengan kementerian agar program-program pusat diprioritaskan turun ke Kabupaten Kutai Timur.”

Pihaknya mengaku. Salah satu poin urgen yang menjadi perhatian dalam 50 program unggulan tersebut adalah penekanan angka pengangguran. Bayu menekankan bahwa intervensi melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis terus digenjot untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal.

Menurutnya, pemerintah telah menginstruksikan berbagai pelatihan keterampilan dan penguatan sektor UMKM hingga koperasi agar masyarakat memiliki kemandirian ekonomi. Langkah ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan daya beli masyarakat.

“Kita berharap, masyarakat juga turut mengawal, memberikan masukan serta meninjau program-program pemerintah ini supaya pelaksanaannya tepat sasaran,” pungkasnya.

Loading