SANGATTA — Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) Mahyunadi, hadiri pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur (LPADKT) periode 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, kawasan pemerintahan Sangatta. Acara pengukuhan tersebut juga disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Kutai Timur Jimmi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Basuki Isnawan, jajaran jajaran pimpinan ormas, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jumat malam (02/10/2026).
Wabup Mahyunadi menilai momentum ini sangat strategis untuk memperkuat struktur organisasi, menyatukan semangat pengabdian, serta menegaskan komitmen bersama dalam menjaga kebudayaan daerah. Sebagai wilayah yang dihuni oleh ragam suku, agama, dan adat istiadat, Menurut orang nomor dua di Pemkab Kutim itu mengaku, Kutim dipandang memiliki kekayaan sosial yang patut dirawat secara bersama-sama. Nilai-nilai kearifan lokal seperti semangat gotong royong, kebersamaan dan rasa saling menghormati menjadi pondasi penting untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Semoga dengan keberadaan LPADKT mampu menjadi wadah positif bagi generasi muda adat Dayak untuk mengembangkan potensi diri, menyerap aspirasi masyarakat, serta menjalin komunikasi yang harmonis dengan pemerintah daerah maupun elemen masyarakat lainnya,” harapnya.
Melalui agenda tersebut, Pria kelahiran Balikpapan, 27 November 1972 itu menekankan agar pengurus yang baru dilantik, senantiasa menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab, memegang teguh nilai-nilai luhur adat, dan selalu mengedepankan kepentingan bersama demi membina generasi muda yang berkarakter dan berwawasan luas.
“Selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang hari ini resmi dilantik. Saya berharap momentum ini menjadi awal dari penguatan organisasi, peningkatan semangat pengabdian, serta komitmen bersama dalam melestarikan adat dan budaya Dayak, mempererat persatuan dan berkontribusi aktif bagi kemajuan daerah,” ujar Wabup Mahyunadi.
Sementara itu, Ketua DPC LPADKT Vendy Meru menyampaikan, independensi, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap aturan sangat penting bagi organisasi dalam menjalankan roda kepemimpinan. Dalam kesempatan itu juga, pihaknya menegaskan komitmen LPADKT untuk terus menjadi mitra strategis bagi aparat keamanan dan pemerintah, sekaligus berkontribusi nyata melalui aksi-aksi sosial di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Vendy juga meminta seluruh jajaran yang tergabung dalam organisasi untuk terus menjaga marwah organisasi serta tidak menyalahgunakan atribut organisasi untuk tindakan yang merugikan masyarakat. Ia menilai, kebesaran organisasi sangat bergantung pada kerja sama dan rasa saling menghormati.
“Organisasi ini milik kita bersama, dan kekuatan saya sebagai pimpinan berasal dari dukungan seluruh anggota. Kita harus berani berdiri di atas kaki sendiri, belajar bekerja profesional, serta menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat dan aparat penegak hukum,” pungkasnya. (Han/Az/ADV)
![]()


Tinggalkan Balasan