SANGATTA – Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi, S.T., menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Timur yang berlangsung di Lapangan Helipad Bukit Pelangi, Senin (12/10/2026). Usai pelaksanaan upacara, Jimmi menyampaikan pandangannya mengenai arah pembangunan daerah, khususnya pemerataan infrastruktur dan penguatan sektor ekonomi non-tambang.
Jimmi menilai, pembangunan infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan seiring bertambahnya usia Kabupaten Kutai Timur. Luas wilayah serta jarak antardaerah yang mencapai ratusan kilometer menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, khususnya di kawasan pedalaman dan wilayah terpencil.
Menurutnya, kebutuhan infrastruktur dasar masih perlu mendapat perhatian, mulai dari akses jalan, ketersediaan listrik, penyediaan air bersih, hingga jaringan komunikasi dan internet. Berbagai fasilitas tersebut menjadi penunjang penting agar masyarakat dapat mengakses layanan dan menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih baik.
Ia berharap pembangunan yang dilaksanakan dari tahun ke tahun mampu memberikan kemajuan signifikan, sehingga masyarakat di berbagai wilayah Kutai Timur dapat menikmati akses infrastruktur yang semakin memadai.
Selain infrastruktur, Jimmi menyoroti pentingnya pengembangan sektor ekonomi non-tambang. Kutai Timur dinilai memiliki potensi besar di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, dan kelautan yang perlu dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat fondasi perekonomian daerah.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penguatan kemandirian pangan melalui pemanfaatan sumber daya alam dan luasnya lahan yang dimiliki daerah. Menurutnya, masyarakat perlu didorong agar semakin aktif mengembangkan potensi pertanian dan peternakan, sehingga kekayaan sumber daya yang tersedia dapat memberikan manfaat ekonomi secara lebih luas.
Pengembangan sektor tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap hasil pertambangan. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Kutai Timur tidak hanya ditopang oleh sektor pertambangan, tetapi juga oleh sektor produktif lain yang berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan.
Di sisi lain, Jimmi menyebut Kutai Timur memiliki sejumlah capaian dan potensi ekonomi yang menjadi modal pembangunan daerah. Ia menyinggung pertumbuhan ekonomi yang pernah mencapai 9,82 persen, serta potensi perkebunan kelapa sawit dan produksi batu bara yang menjadikan Kutai Timur salah satu daerah dengan sumber daya unggulan di Kalimantan Timur.
Meski demikian, potensi tersebut perlu diiringi dengan upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia. Peningkatan pendidikan dan kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah, sehingga masyarakat memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dan mengambil peluang dari berbagai sektor ekonomi.
Pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kutai Timur, DPRD berharap sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat terus diperkuat. Pemerataan pembangunan, optimalisasi potensi lokal, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk membawa Kutai Timur tumbuh lebih berdaya dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
![]()


Tinggalkan Balasan