Zonaaspirasi.com, SANGATTA – Guna memperkuat fondasi ekonomi desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kutai Timur (DPMDes Kutim) saat ini tengah melakukan penataan ulang terhadap program Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP) yang sempat terhenti (vakum) . Langkah strategis ini diawali dengan penguatan organisasi Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) sebagai motor penggerak utama dalam mengelola potensi lintas desa di Kutim.

Kepala DPMDes Kutim, Muhammad Basuni melalui Kepala Bidang Kerja Sama Desa, Tri Wahyuni menjelaskan bahwa saat ini terdapat satu kawasan prioritas yang mencakup lima desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Teluk Pandan dan Kecamatan Sangatta Selatan. Fokus utama pendampingan ini adalah membenahi aspek manajerial yang selama ini terhenti.

“Kami memfasilitasi supaya BKAD-nya terbentuk lagi karena sebelumnya sempat vakum. Pengurus-pengurusnya juga sudah lama, jadi kami harus melakukan perubahan untuk struktur organisasi mereka,” ujar Tri Wahyuni saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (29/01/2026).

Lebih lanjut, Wahyuni menyampaikan. Setelah struktur pengurus diperbaharui dan BKAD resmi terbentuk, DPMDes akan mengarahkan pembentukan Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma). Lembaga ini diproyeksikan menjadi pengelola potensi kewilayahan secara terintegrasi antar desa guna menciptakan kemandirian ekonomi.

Pihaknya juga mengaku, Program itu telah dilaksanakan sejak 2017 dengan melibatkan Desa Teluk Pandan dan Desa Kandolo di wilayah utara serta Desa Sangatta Selatan, Desa Sangkima hingga Desa Teluk Singkama di sisi selatan. Inisiatif pengembangan kawasan tersebut juga telah mengantongi dukungan penuh dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Mengenai mekanisme pendanaan, Wahyuni menegaskan bahwa posisi DPMDes Kutim merupakan fasilitator teknis yang memastikan sinkronisasi program di lapangan tepat sasaran. Adapun alokasi anggaran besar atau bantuan fisik biasanya disalurkan langsung oleh kementerian terkait kepada desa yang bersangkutan.

“Tahun lalu, Teluk Pandan dan Sangatta Selatan berhasil meraih juara dalam lomba bidang kawasan yang diselenggarakan oleh kementerian. Hal ini menjadi pemacu agar anggaran dan program dari pusat maupun daerah bisa terus berkelanjutan,” pungkasnya.

Loading